Jumat, 27 September 2013

Tugas 2 : E- Business

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Pengertian E- Business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan
semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik. E-business
 memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi
permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik. Dan juga model-model E- Business :
- B2C (Business to Consumers)
- B2B (Business to Business
- Consumer To Consumer (C2C)
B2C (Business to Consumers) Merupakan sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis dengan konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu
Karakteristik B2C :
Informasi disebarkan secar umum.
Pelayanan yang diberikan bersifat umum sehingga banyak digunakan oleh banyak orang.
Pelayanan yang diberikan berdasarkan permintaan. Konsumen melakukan permintaan, maka pelaku usaha harus cepat dan siap merespon permintaan konsumen tersebut.
Pendekatan yang dilakukan adalah Client Server, dimana Konsumen berada pada sisi Client, dengan menggunakan Web Broses untuk mengaksesnya, dan Pelaku Usaha berada pada sisi Server
B2B (Business to Business)Merupakan sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis atau transaksi secara elektronik antar perusahaan yang dilakukan secara rutin dan dalam kapasitas produk yang besar
Karakteristik B2B :
Pertukaran informasi yang dilakukan antar pembisnis tersebut atas dasar kebutuhan dan kepercayaan.
Pertukaran Informasi yang dilakukan dengan format yang sudah disepakati dan Service sistem yang digunakan antar kedua pembisnis juga menggunakan standard yang sama.
Salah satu pelaku bisnis tidak harus menunggu rekan bisnisnya untuk mengirimkan datanya.
Sarana yang digunakan EDI (Electronic Data Interchange )
Model yang umum digunakan adalah peer-to-peer, dengan model ini antar pelaku bisnis lebih mudah untuk mendistribusikan informasi yang dimilikinya
Consumer To Consumer (C2C)Merupakan sistem komunikasi dan transaksi bisnis antar konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu.
Karakteristik C2C :
1. Pada lingkup konsumen ke konsumen bersifat khusus karena transaksi yang dilakukan hanya antar konsumen saja, seperti Lelang Barang.
2. Internet dijadikan sebagai sarana tukar menukar informasi tentang produk, harga, kualitas dan pelayanannya.
3. Konsumen juga membentuk komunitas pengguna atau penggemar suatu produk. Sehingga jika ada ketidak puasan suatu produk, maka akan segera tersebar luas melalui komunitas tersebut.
Faktor-faktor keberhasilan E-Business
Terdapat dua faktor penting dalam menetapkan keberhasilan langkah-langkah untuk masuk dalam e-business.
Faktor pertama adalah tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e-business atas strategi keseluruhan perusahaan.
Faktor kedua adalah kemampuan untuk menjamin bahwa proses e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun, yaitu :
- Validitas, Integritas, dan Privasi.
E-Business merupakan proses bisnis dalam melakukan penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. Jadi agar dapat melakukan E-Business dibutuhkan koneksi internet / jaringan. Apabila tidak terdapat internet yang mendukung maka E-Business tidak akan berjalan.
Faktor pertama adalah tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e-business atas strategi keseluruhan perusahaan.
Faktor kedua adalah kemampuan untuk menjamin bahwa proses e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun yaitu validitas, integritas, dan privasi.
Infrastruktur E- Business
Kemajuan teknologi komunikasi dan jaringan, terutama internet, menyediakan inrastruktur yang dibutuhkan untuk E- Business. Bagian ini memberikan pengantar atas gambaran umum
konsep jaringan dan mendiskusikan isu-isu strategis yang berkaitan dengan metode-metode alternatif yang dapat dipergunakan organisasi dalam mengimplementasikan E- Business.

Tugas 1 : Ruang Lingkup Sistem Informasi Akuntansi

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

PENGERTIAN SIA
Setiap organisasi menggantungkan diri pada sistem informasi untuk mempertahankan kemampuan berkompetisi. Sistem adalah kumpulan sumberdaya yang berhubungan untuk mencapai tujuan tertentu. Informasi adalah data yang berguna yang dioleh sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat. Akuntasi, sebagai suatu sistem informasi, mengidentifikasi, mengumpulkan, dan mengkomunikasikan informasi ekonomik mengenai suatu badan usaha kepada beragam orang. 
Jadi, Sistem Informasi Akuntansi adalah kumpulan sumberdaya, seperti manusia dan peralatan yang diatur untuk mengubah data menjadi informasi . Informasi inilah dikomunikasikan kepada beragam pengambil keputusan. 
Ada juga peranan SIA dalam rantai nilai
Peranan SIA dalam rantai nilai
Pada umumnya organisasi bertujuan menyediakan nilai untuk pelanggan. Hal tsb membutuhkan pelaksanaan berbagai kegiatan yang berbeda-beda, dan dapat dikonseptualisasikan dalam bentuk rantai nilai (value chain).
Rantai nilai organisasi terdiri dari lima aktivitas utama (primary activities) yang secara langsung memberikan nilai kepada para pelanggannya, yaitu:
1. Inbound logistics terdiri dari penerimaan, penyimpanan, dan distribusi bahan-bahan masukan yang digunakan oleh organisasi untuk menghasilkan produk dan jasa yang dijualnya.
2. Operasi (operations) adalah aktivitas-aktivitas yang mengubah masukan menjadi jasa atau produk yang sudah jadi.
3. Outbond logistics adalah aktivitas-aktivitas yang melibatkan distribusi produk yang sudah jadi ke para pelanggan.
4. Pemasaran dan penjualan mengarah pada aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan membantu para pelanggan untuk membeli jasa atau produk yang dihasilkan organisasi.
5. Pelayanan (service) memberikan dukungan pelayanan menjual kepada para pelanggan.
Organisasi juga melaksanakan berbagai aktivitas pendukung (support activities) yang memungkinkan kelima aktivitas utama tersebut dilaksanakan secara efisien dan efektif. Aktivitas-aktivitas pendukung tersebut dapat dikelompokkan menjadi empat kategori, yaitu:
1. Infrastruktur perusahaan mengarah pada aktivitas-aktivitas akuntansi, keuangan, hukum, dan administrasi umum yang penting bagi sebuah organisasi untuk beroperasi. SIA adalah bagian dari infrastruktur perusahaan.
2. Sumber daya manusia melibatkan aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan perekrutan, pengontrakan, pelatihan, dan pemberian kompensasi dan keuntungan bagi pegawai.
3. Teknologi merupakan aktivitas yang meningkatkan produk atau jasa. 4. Pembelian (purchasing) termasuk seluruh aktivitas yang melibatkan perolehan bahan mentah, suplai, mesin, dan bangunan yang digunakan untuk melaksanakan aktivitas-aktivitas utama. 

Disini juga ada siklus-siklus pencatatan transakisi akuntansi dan siklus pemrosesan akuntansi
Siklus Pencatatan transaksi Akuntansi.Siklus Akuntansi adalah kegiatan bertahap yang harus di lalui dalam proses, akuntansi yang berjalan terus menerus dan berulang.Siklus Akuntansi dapat dibagi menjadi beberapa tahapan :
1. Analisis Transaksi
2. Jurnal
3. Posting jurnal ke buku besar
4. Neraca Saldo
5. Jurnal Penyesuaian
6. Neraca Saldo Setelah Penyesuaian
7. Lapoan Keuangan
8. Neraca Saldo Setelah Penutupan
9. Jurnal Balik
Siklus Pemrosessan Akuntansi
Bila digambarkan dapat dilihat sebagai berikut. Bila digambarkan dapat dilihat sebagai berikut. Transaksi --> Pencatatan --> Penggolongan --> Pengikhtisaran --> Laporan Akuntansi --> Menganalisa dan Menginterprestasikan --> Pihak Pemakai ( Intern & Extern )

Selasa, 14 Mei 2013

pertahanan nasional


PERTAHANAN NASIONAL

  •    Pengertian
Ketahanan nasional adalah kondisi hidup dan kehidupan nasional yang harus senantiasa diwujudkan dan dibina secara terus-menerus secara sinergi. Hal demikian itu, dimulai dari lingkungan terkecil  yaitu dari pribadi,kuarga,masyarakat,bangsa dan Negara dengan modal dasar keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional.dengan singkat dapat dikatakan bahwa ketahanan nasioanal ialah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan hidupnya,menuju kejayaan bangsa dan negara.hakekatnya ketahanan nasional Indonesia adalah keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampua nasional untuk dapat menjamin kelangsungan hidup bangsa dan Negara dalam mencapai tujuan nasional.


  •    Landasan ketahanan nasioanal
1.       Pancasila
2.       UUD 1945
3.       Wawasan nusantara


  •  Aspek -aspek ketahanan nasional
Pada saat tertentu ketahanan nasonal di dalam kehidupan nasional ada di berbagai aspek. Tiap-tiap aspek relative berhubungan menurut waktu,ruang,dan lingkungan terutama pada aspek-asepek dinasmis sehingga interaksinya menciptakan kondisi yang sulit dipantau karena sangat kompleks.
Konsepsi ketahanan nasional akan menyangkut hubungan antar aspek yang mendukung kehidupan, yaitu:

a. Aspek alamiah (statis)
§  Geografi
§  Kependudukan
§  Sumber kekayaan alam

b.      Aspek social/kemasyarakatan (dinamis)
§  Ideology
§  Politik
§  Ekonomi
§  Social budaya
§  Ketahanan keamanan


  •  Wajah dan fungsi ketahanan nasional
1.       Wajah ketahanan nasional
a.       Sebagai kondisi
b.      Sebagai doktrin nasional
c.       Sebagai metode pemecahan masalah
2.       Fungsi ketahanan nasional
a.       Sebagai doktri nasional atau doktrin perjuangan
b.      Sebagai pola dasar pengembangan nasional
c.       Sebagai metode pembinaan nasioanal
d.      Sebagai sistem kehidupan nasional


  •    Sifat-sifat ketahanan nasional
1.       Manunggal  Ã  aspek kehidupan bangsa Indonesia dikelompokkan ke dalam delapan gatra atau astagatra.
2.       Mawas ke dalam dan mawas ke luar à ketahanan nasional terutama diarahkan pada diri bangsa dan Negara sendiri.
3.       Kewibawaan à makin meningkatnya pembangunan nasional akan meningkatkan ketahanan nasional .
4.       Berubah menurut waktu à ketahanan nasional sebagai kondisi bangsa tidak selalu tetap tergantung dari upaya bangda dalam pembangunan nasional dari wkatu ke waktu dan ketangguhannya menghadapi ancaman tantangan,hambatan dan gangguan.
5.       Tidak membenarkan au kekuatan dan adu kekuasaan à konsep ketahanan nasional tidak hanya mngutamakan kekuasaan fisik tetapi juga kekuatan moral yang dimiliki suatu bangsa.
6.       Percaya pada diri sendiri à ketahanan nasional ditingkatkan dan dikembangankan didasarkan kemampuan sumber daya yang ada pada bangsa dan sikap percaya kepada dari sendiri.


  •   Asas ketahanan nasional


Asas-asas ketahanan nasional Indonesia dapat dipahami sebagai tata laku yang di dasari nilai-nilai yang tersusun berdasarkan pancasila UUD 1945,dan wawasan nusantara,yang terdiri dari:

a. pendekatan kesejahteraan dan keamanan
konsepsi ketahanan nasional hakikatnya adalah konsepsi  pengaturan kesejahteraan dan keamanan.kesejahteraan dan keamanan bagai satu keeping mata uang,keduanya tidak dapat dipisahka tetapi dapat dibedakan.

b. Komprehensif dan integral
ketahanan nasioanal dalam memecahkan masalah-masalah kehidupan nasional secar komprehensif intergral (utuh menyeluruh),tidak dipandang dari satu sisi saja.

c. Mawas kedalam dan keluar
merupakan perpaduan segenap aspek kehidupan bangsa saling berinteraksi,dan juga berinteraksi dengan lingkungan sekeliling.dalam proses interaksi dapat timbul berbagai dampak baik positif maupun negative.

d.      Kekeluargaan ketahanan untuk mengembangkan perbedaan yang ada secara serasi dalam hubungan kemitraan,dan menjaga agar tidak berkembang menjadi konflik yang bersifat antagonistic yang saling menghancurkan

.

  •    Kata-kata kunci dalam konsep ketahanan nasional
1.       Keuletan merupakan kualitas diri
2.       Ketengguhan adalah kualitas yang menunjukan kekuatan atau kekokohan sebagaimana dipersepsikan dari luar oleh pihak lain.
3.       Ancaman marupakan hal atau usaha yang bersifat mengubah kebijaksanaan dan dilaksanakan secara konsepsional kriminal serta politis.
4.       Tantangan merupakan usaha yang bertujuan atau bersifat menggugah kemampuan
5.       Hambatan merupakan usaha yang bertujuan melemahkan secara tidak konsepsional berasal diri sendiri.
6.       Gangguan adalah hamabatan yang berasal dari luar yang bertujuan melemahkan secara tidak konsepsional.
7.       Identitas adalah ciri khas suatu bangsa dilihat secara keseluruhan yang membedakannya dengan bangsa lain.
8.       Integritas adalah kesatuan yang menyeluruh dalam kehidupan nasional suatu bangsa,baik aspek alamiah maupun aspek alamiah maupun aspek social.

Rabu, 10 April 2013

Wawasan Nusantara

  • Pengertian Wawasan Nusantara
   Kata wawasan berasal dari bahasa Jawa yaitu wawas (mawas) artinya melihat atau
   memandang, jadi kata wawasan dapat diartikan sebagai cara   pandang atau cara melihat.
   Wawasan Nusantara negara Indonesia dalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan
  lingkungan sekitarnya berdasarkan ide nasionalnya yang berlandaskan pancasila dan UUD
  1945 (Undang-Undang Dasar 1945) yang merupakan aspirasi bangsa Indonesia yang merdeka,
  berdaulat, bermartabat serta menjiwai tata hidup dalam mencapai tujuan perjuangan nasional.


Wawasan nusantara telah diterima dan disahkan sebagai konsepsi politik kewarganegaraan yang  tercantum dalam dasar-dasar sebagai berikut ini :

- Ketetapan MPR Nomor IV/MPR/1973 tanggal 22 Maret 1973

- TAP MPR Nomor IV/MPR/1978 tanggal 22 Maret 1978 tentang GBHN

- TAP MPR nomor II/MPR/1983 tanggal 12 Maret 1983

Disamping itu, Indonesia telah melahirkan suatu konsep-konsep wawasan nusantara yang menyatukan suatu wilayah Indonesia. Laut Nusantara bukan lagi sebagai pemisah, akan tetapi sebagai pemersatu bangsa Indonesia yang disikapi sebagai wilayah kedaulatan mutlak Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ada negara yang secara eksplisit mempunyai cara bagaimana memandang tanah airnya beserta lingkungannya. Cara pandang itu biasa dinamakan wawasan nasional.

  •     Kedudukan, Fungsi dan Tujuan Wawasan Nusantara
Berikut ini merupakan Kedudukan, Fungsi dan Tujuan dari Wawasan Nusantara,
yaitu :
    1.Kedudukan Wawasan Nusantara
    a)Wawasan Nusantara sebagai Wawasan Nasional bangsa Indonesia merupakan ajaran
  yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat agar tidak terjadi penyesatan dan
  penyimpangan dalam upaya mencapai dan mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional.

  Wawasan Nusantara dalam paradigm nasional dapat dilihat dari stratifikasinya sebagai
   berikut :
    1).Pancasila sebagai falsafah, ideologi bangsa dan dasar egara  berkedudukan sebagai
landasan idiil.
    2).UUD`45 sebagai landasan konstitutsi Negara, berkedudukan    sebagai landasan
   konstitusional.
    3).Wawasan Nusantara sebagai visi nasional, berkedudukan  sebagai landasan visional.
    4).Ketahanan nasional sebagai konsepsi nasional, berkedudukan  sebagai landasan
  konsepsional.
    5).GBHN sebagai politik dan strategi nasional atau sebagai kebijaksanaan dasar nasional, berkedudukan sebagai landasan operasional.
  •   Fungsi Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara Negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 
  • Tujuan Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi disegala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada
kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah. Hal tersebut
bukan berarti menghilangkan
kepentingan-kepentingan individu, kelompok, suku bangsa, atau daerah. Kepentingan-kepentingan tersebut tetap dihormati, diakui dan dipenuhi, selam tidak bertentangan dengan kepentingan nasional atau kepentingan masyarakat banyak.

  •     Pemasyarakatan/Sosialisasi Wawasan Nusantara
Pemasyarakatan/Sosialisasi Wawasan Nusantara tersebut dapat dilakukan dengan cara berikut :
    1. Menurut sifat atau cara penyampaiannya, yang dapat dilaksanakan sebagai berikut.
    a) Langsung, yang terdiri dari ceramah, diskusi, dialog, tatap muka.
    b) Tidak Langsung, yang terdiri dari media elektronik, media cetak.
   2. Menurut metode penyampaiannya yang berupa :

    a) Keteladanan. Melalui metode penularan keteladanan dalam sikap perilaku kehidupan sehari-hari kepada lingkungannya, terutama dengan memberikan contoh-contoh berpikir, bersikap dan bertindak mementingkan kepentingan bangsa dan Negara diatas kepentingan pribadi atau golongan, sehingga timbul semangat kebangsaan yang selalu cinta tanah air.
   b) Edukasi, yakni melalui metode pendekatan formal dan informal. Pendidikan formal ini dimulai dari tingkat TK sampai Perguruan Tinggi, pendidikan karir disemua strata dan bidang profesi, penataran atau kursus-kursus dan sebagainya. Sedangkan pendidikan non formal dapat dilaksanakan di lingkungan rumah atau keluarga, di lingkungan pemukiman,
  pekerjaan dan organisasi kemasyarakatan.
   c)Komunikasi, tujuan yang ingin dicapai dari sosialisasi Wawasan Nusantara melalui metode komunikasi adalah tercapainya hubungan komunikatif secara baik yang akan mampu menciptakan iklim saling menghargai, menghormati, mawas diri dan tenggang rasa sehingga tercipta kesatuan bahasa dan tujuan tentang Wawasan Nusantara.
  d)Integrasi, tujuan yang ingin dicapai dari Pemasyarakatan atau Sosialisasi Wawasan
  Nusantara melalui metode integrasi adalah terjalinnya persatuan dan kesatuan. Pengertian serta pemahaman tentang Wawasan Nusantara akan membatasi sumber konflik didalam tubuh bangsa Indonesia baik pada saat ini maupun dimasa mendatang dan akan
  memantapkan kesadaran untuk mengutamakan kepentingan nasional dan cita-cita serta tujuan nasional.

  •    Unsur Dasar Wawasan Nusantara
·      Wadah (contour) :wadah kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara meliputi : wilayah Indonesia yang memiliki sifat serba nusantara dengan kekayaan alam dan
  penduduk serta aneka ragam budaya yaitu bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah   
  Indonesia
·     Isi (Content) : aspirasi bangsa yang berkembang dimasyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional yang terdapat dalm pembukaan UUD 1945. Isi menyangkut dua hal esensial yaitu realisasi aspirasi bangsa sebagai kesepakatn bersama dan perwujudannya, pencapaian
  cita-cita dan tujuan nasional; persatuan dan kesatuan dalam kebinekaan yang meliputi semua
  aspek kehidupan nasional.
·         Tata laku (conduct) :hasil interaksi wadah dan isi yang meliputi tata laku batiniah dan
  lahiriah. Tata laku batiniah merupakan sikap,semangat, jiwa untuk mendukung wawasan
  nunsantara, sedangkan tata laku lahiriah merupakan perilaku atau tindakan dalam
  mengimplementasikn wawasan nusantara .

  •     Manfaat wawasan nusantara :
·         Diterima dan diakuinya konsepsi Nusantara di forum internasional. Dibuktian dengan penerimaan asas negara kepulauan berdasarkan konvensi hukum laut 1982. Sehingga
  Indonesia sebagai negara kepulauan diakui oleh dunia internasional
·         Pertambahan luas wilayah teritorial Indonesia. Berdsasarkan ordonansi 1939 luas
  teritorial RI yaitu 2 juta km persegi berubah menjadi 5 juta km persegi
·         Pertambahan lusa wilayah sebagai ruang hidup ang memebrika potensi sumber daya yang besar bagi peningkatan kesejahtetraan rakyat
·         mawasan nusantara Menghasilkan cara pandang tentang keutuhan wilayah yang perlu dipertahankan
·         Wawasan nusantara menjadi salah satu sarana integarasi nasional, tercermin dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika .

  •    Bentuk Wawasan Nusantara
Gambaran dari isi Deklarasi Djuanda :

·         Wawasan nusantara sebagai landasan konsepsi ketahanan nasional.
Mempunyai arti bahwa wawasan nusantara dijadikan konsep dalam pembangunan nasional, pertahanan keamanan, dan kewilayahan.
·         Wawasan nusantara sebagai wawasan pembangunan.

Berarti bahwa cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri serta lingkungannya selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara mencakup:
1.         Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik.
2.         Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi.
3.         Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan sosial dan ekonomi.
4.         Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan sosial dan politik.
5.         Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan dan keamanan.

·         Wawasan nusantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara.
Berarti pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara.
·         Wawasan nusantara sebagai wawasan kewilayahan.
Wilayah nasional perlu ditentukan batasannya, agar tidak terjadi sengketa dengan negara tetangga.